Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mencatatkan pencapaian akademik yang gemilang. Lima akademisi dari berbagai disiplin ilmu resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas (SAU) yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood Darussalam Banda Aceh pada Selasa (22/04/2025) dan dipimpin oleh Ketua Senat Akademik Universitas Prof. Dr. Ir. Abubakar, M.S

Pengukuhan ini tidak sekadar menjadi seremoni akademik, tetapi juga bukti nyata komitmen USK dalam membangun ekosistem akademik yang unggul dan berdaya saing global.

Ke lima professor yang dikukuhkan tersebut adalah :

Prof. Dr. Ir. Ar. Mirza Irwansyah, MBA. MLA., IAI. Bidang Ilmu Perencanaan Kota

Prof. Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng. Bidang Ilmu Rekayasa Material Fungsional

Prof. Dr. Muhammad Ilham Maulana, S.T., MT. Bidang Ilmu Mekanika Fluida

Prof. Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU Bidang Ilmu Teknologi Industri Pertanian,

Prof. Dr. Darwin, S.TP., M.Sc Bidang Ilmu Bio Energi Pertanian

Dalam upacara pengukuhan tersebut, kelima professor menyampaikan pidato pengukuhan masing-masing.

Prof. Dr. Ir. Ar. Mirza Irwansyah, MBA. MLA. IAI. dengan pidato pengukuhannya berjudul Merevolusi Kota Menjadi Lebih Hijau, Rendah Karbon, Berkelanjutan, Dan Tangguh Terhadap Bencana.

Menurut Prof. Dr. Ir. Ar. Mirza Irwansyah, MBA. MLA. IAI Kota-kota di dunia menghadapi tantangan besar seperti perubahan iklim dan urbanisasi cepat, sehingga diperlukan revolusi kota dengan empat pilar utama: hijau, berkelanjutan, rendah karbon, dan tangguh.

Pilar pertama, kota hijau, menekankan pada penggunaan sumber daya alam yang efisien dan ruang hijau yang luas.

Pilar kedua, kota rendah karbon, yang fokus pada pengurangan emisi karbon dengan menggunakan energi terbarukan, bangunan efisien, dan transportasi berkelanjutan

Pilar ketiga, keberlanjutan, keseimbangan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kota yang berkelanjutan menciptakan ekonomi tanpa merusak sumber daya alam.

Pilar keempat, ketangguhan kota, mengacu pada kemampuan kota menghadapi, beradaptasi bencana alam dan perubahan iklim.

Prof. Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng. dengan pidato pengukuhannya berjudul Pembuatan Biokomposit Dari Bahan Alam Dengan Modifikasi Menggunakan Coupling Agent.

Menurut Prof. Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng Pengembangan biokomposit berbasis bahan alam dengan coupling agent memberikan solusi material yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan limbah biomassa dan plastik, biokomposit tidak hanya meningkatkan sifat mekanik dan termal material, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Material ini dapat menggantikan bahan non-terbarukan seperti kayu dan plastik murni dalam berbagai aplikasi.

Prof. Dr. Muhammad Ilham Maulana, S.T., MT. dengan pidato pengukuhannya berjudul Mekanika Fluida Untuk Solusi Energi Hijau: Inovasi dan Implementasi Sistem Turbin Angin dan Air.

Menurut Prof. Dr. Muhammad Ilham Maulana, S.T., MT Transisi menuju energi hijau bukan hanya tuntutan global dalam menghadapi krisis iklim dan energi, tetapi juga peluang besar bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi, terutama di wilayah terpencil. Mekanika fluida, sebagai cabang ilmu teknik, terbukti berperan vital dalam mendukung desain dan pengembangan sistem energi terbarukan berbasis fluida seperti turbin angin, turbin air, dan sistem hybrid. Pendekatan berbasis fluida mampu menghasilkan sistem energi yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Inovasi dalam integrasi sistem hybrid angin-air-surya serta penerapan kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) semakin membuka potensi efisiensi sistem energi berbasis data dan adaptif.

Prof. Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU dengan pidato pengukuhannya berjudul Pemanfaatan Teknologi Dic (Détente Instantanee Controlee) Pada Proses Pengolahan Industri Pangan.

Menurut Prof. Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU Proses penggunaan uap air sebagai pengganti minyak dalam proses pengolahan makanan ringan merupakan salah satu produk dan inovasi baru serta menghasilkan produk yang memiliki nilai ekspansi yang tinggi. Proses ekspansi produk makanan ringan dengan menggunakan teknologi DIC merupakan salah satu cara mempercepat proses pembuatan makanan ringan yang aman dan sehat. Proses autovaporasi dan proses pendinginan dalam proses ekspansi dapat menghasilkan produk yang optimal serta menjaga bentuk produk tetap konstan.

Prof. Dr. Darwin, S.TP., M.Sc dengan pidato pengukuhannya berjudul  Biokonversi Limbah Pertanian Melalui Optimalisasi Acidifcation Phase Pada Two-Stage Anaerobic Digestion Untuk Produksi Bioenergi dan Bioproduk.

Menurut Prof. Dr. Darwin, S.TP., M.Sc, Moderenisasi dan industrialisasi di sektor pertanian yang terus dipacu untuk meningkatkan produksi pangan telah berdampak terhadap peningkatan limbah pertanian yang dihasilkan. Ancaman bencana ekologis akan menjadi nyata jika penanganan limbah pertanian terus diabaikan. Pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku (feedstock) bioenergi dan bioproduk tentunya akan mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Penerapan teknologi anaerobic digestion merupakan salah satu solusi yang efektif dalam pengolahan limbah pertanian baik limbah cair maupun padat. Implementasi two stage anaerobic digestion tidak hanya memberikan solusi efektif dalam pengolahan limbah tetapi juga menciptakan ekonomi sirkular bagi industri di sektor pertanian.

Rektor USK yang diwakili Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan,  Prof. Dr. Marwan,S.Si., M.Si, mengatakan, dengan dikukuhkannya kelima profesor tersebut, maka total profesor aktif yang dimiliki USK berjumlah 211 orang. ”Hal ini membuktikan bahwa USK sudah memenuhi target jumlah profesor minimal 10 persen dari jumlah total dosen yang ada di USK, kata Marwan.  Kami bangga dan apresiasi kepada 5 profesor yang dikukuhkan hari ini, yang telah berhasil mencapai jabatan akademik tertinggi,” kata Marwan. Marwan menambahkan, kelima profesor yang dikukuhkan itu merupakan aset SDM USK yang berpotensi besar diberdayakan untuk pembangunan daerah. 

Tags:

Comments are closed