BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali memperkuat barisan pakarnya dengan mengukuhkan lima guru besar baru dalam Sidang Senat Akademik yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Senin (13/4/2026).

Sidang khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Senat Akademik USK, Prof. Dr. Ir. Abubakar M.S., dan dihadiri oleh Rektor USK, para Wakil Rektor, Dekan dari seluruh fakultas, anggota Senat Akademik, segenap guru besar, civitas akademika USK, serta keluarga besar dari kelima profesor yang dikukuhkan

Tampak hadir dalam acara pengukuhan tersebut Bupati Aceh Timur Bp. Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si ; Wakil Walikota Banda Aceh Bp. AFDHAL KHALILULLAH B.SC(HONS). M.T. ;  Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh Bp. Prof. Dr. Wildan, M.Pd.; Rektor USK periode 2006-2012 Bp. Prof. Dr. Ir. Darni M. Daud, M.Sc; Perencana Ahli Utama di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Bp. Dr. H.T. Ahmad Dadek, SH, MH; Direktur RSUD Meuraxa Banda Aceh Bp. dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG., MHPM; dan Walikota Banda Aceh periode 2017-2022 Bp. H. Aminullah Usman, SE., Ak., MM

Fokus Riset dari Mikrobiologi hingga Etnosains

Kelima guru besar yang dikukuhkan kali ini seluruhnya berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Masing-masing membawa orasi ilmiah dengan fokus riset yang krusial bagi pengembangan ilmu pengetahuan:

  1. Prof. Dr. Samingan, M.Si (Bidang Ilmu Mikrobiologi): Menyampaikan orasi berjudul “Fungi Sebagai Solusi Biologis: Potensi dalam Biogeokimia dan Pengendalian Hayati Yang Ramah Lingkungan”.
  2. Prof. Dr. Iskandar AS, S.Pd., M.A (Bidang Ilmu Applied Linguistics): Menyoroti pentingnya komunikasi melalui orasi “Penguasaan Elemen Genre Kunci Sukses Dalam Komunikasi Lisan”.
  3. Prof. Dr. Drs. Denni Iskandar, M.Pd (Bidang Ilmu Linguistik): Memaparkan “Strategi Revitalisasi Bahasa Aceh di Era Digital Berbasis Pola Tuturan Generasi Y dan Generasi Z”.
  4. Prof. Dr. M. Ikhsan, M.Pd (Bidang Ilmu Pembelajaran Geometri): Mempresentasikan “Pembelajaran Geometri Berbasis Teori Van Hiele”.
  5. Prof. Dr. Saminan, M.Pd (Bidang Ilmu Pendidikan Fisika Berbasis Kearifan Lokal/Etnosains): Mengangkat judul “Ethnoscience Pedagogy Dalam Pembelajaran Pendidikan Fisika”.

Momen Istimewa Rektor Baru

Pengukuhan ini menjadi momen bersejarah bagi Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa agenda ini sangat istimewa karena merupakan kali pertama dirinya memberikan sambutan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik sebagai Rektor USK yang baru.

“Pengukuhan ini adalah kegiatan istimewa bagi saya pribadi, karena merupakan sambutan pertama saya pada Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas dalam rangka pengukuhan profesor setelah diamanahkan sebagai rektor,” ujar Prof. Mirza.

Pertumbuhan Intelektual USK

Prof. Mirza turut menyampaikan rasa syukurnya atas tren positif peningkatan jumlah SDM unggul di kampus “Jantong Hate” rakyat Aceh ini. Dengan tambahan lima pakar baru, kini USK secara total memiliki 248 profesor. Kekuatan akademik ini juga didukung oleh 412 Lektor Kepala yang aktif berkontribusi dalam tridarma perguruan tinggi.

“Profesor adalah pilar utama pengembangan ilmu pengetahuan dan penjaga marwah akademik universitas. Saya berharap para profesor yang dikukuhkan hari ini mampu memberi kontribusi positif bagi pengembangan ekosistem riset, inovasi, serta mendukung pembangunan bangsa melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.” pungkasnya. (by inaz)

Tags:

Comments are closed